Menurut dokumentasi proyek w1700k-sdr, chip MediaTek MT7996 di router Wi-Fi 7 Gemtek W1700K bisa menangkap IQ kompleks 14-bit sampai 320 Msps, lalu mengalirkannya lewat port 10 GbE ke host Linux. Proyek ini dirilis 11 Oktober 2026 dan sudah mengumpulkan 265 bintang di GitHub. Hasilnya, seluruh pita 2,4 GHz bisa dilihat langsung sebagai spektrum dan waterfall di browser, dengan FFT 262.144 titik pada 100 frame per detik.
TL;DR
- Proyek w1700k-sdr memakai chip MediaTek MT7996 di router Gemtek W1700K sebagai penerima SDR wideband.
- Laju sampelnya 40, 80, 160, atau 320 Msps IQ kompleks 14-bit di tiap pita.
- Aliran data dikirim ke host Linux lewat port 10 GbE, dengan beban tautan mencapai 9,75 Gbit/s pada 320 Msps.
- Firmware yang dipakai ditulis sendiri, tanpa kode MediaTek, dan menjalankan radio dari kondisi mati.
- Pemasangan butuh adaptor serial USB 3,3 volt, kabel Ethernet ke port lan3, dan kartu 10 GbE di host.
Perangkat apa saja yang dibutuhkan?
Menurut panduan di repositori, ada tiga hal utama yang diperlukan. Pertama, unit router Gemtek W1700K itu sendiri. Kedua, adaptor serial USB 3,3 volt yang dipasang ke header konsol router untuk proses pemasangan. Ketiga, kabel Ethernet ke port lan3 untuk jalur instalasi, plus kartu jaringan 10 GbE di host yang dihubungkan ke port wan untuk aliran IQ.
Kartu 10 GbE di host bukan pelengkap, melainkan syarat. Dokumentasi menyebut kombinasi yang terbukti bekerja adalah kartu Intel X710 dengan modul SFP+ tembaga. Port 10GBASE-T pada router hanya sanggup mengalirkan data pada laju penuh kalau sisi host juga mendukung laju yang sama. Memakai port 1 GbE akan membatasi laju sampel yang bisa dialirkan.
Dari sisi perangkat lunak, proyek membangun seluruh komponen dari sumber publik. Proses build disebut memakan waktu sekitar 10 menit, di luar waktu unduhan. Bagian yang dibangun mencakup U-Boot, kernel Linux 6.18 dengan tambalan khusus board, driver MT7996, firmware radio, serta paket kontrol di sisi host.
Seberapa lebar pita yang bisa ditangkap?
Proyek ini mendukung laju sampel 40, 80, 160, dan 320 Msps IQ kompleks 14-bit di setiap pita. Pada pita kedua, tersedia juga mode 640 dibagi 2, yaitu mengambil setiap sampel lain dari laju 640 Msps, yang datar sampai sekitar 155 MHz. Pita yang didukung adalah 2,4 GHz lewat MT7976, serta 5 GHz dan 6 GHz lewat dua MT7977.
Penyetelan tidak memakai konsep kanal. Osilator lokal bisa disetel ke frekuensi mana pun yang bisa dikunci sintesis pita tersebut, pada grid 2,98 Hz untuk pita 2,4 GHz dan langkah 11,9 sampai 14,3 Hz untuk pita lain. Penyetelan ulang bisa dilakukan saat aliran sedang berjalan, dengan waktu sekitar 1 milidetik. Ini berbeda dari perangkat Wi-Fi biasa yang hanya bisa berpindah antar kanal tetap.
| Aspek | Detail |
|---|---|
| Laju sampel | 40, 80, 160, 320 Msps IQ 14-bit, plus mode 640 dibagi 2 di pita kedua |
| Pita | 2,4 GHz, 5 GHz, dan 6 GHz |
| Transport | UDP lewat port 10 GbE, tiap irisan 8 KiB, zero-copy |
| Host | Linux dengan kartu 10 GbE, tampilan spektrum di browser |
Tabel di atas merangkum parameter utama yang tercantum di dokumentasi proyek. Angka-angka ini berasal dari repositori resmi, bukan hasil pengukuran independen.
Kenapa butuh koneksi 10 GbE?
Karena volume data yang dihasilkan sangat besar. Pada 320 Msps dengan sampel 14-bit per komponen, radio menghasilkan aliran data mentah yang jauh melebihi kapasitas port 1 GbE. Untuk mengatasinya, kernel mengirim setiap irisan 8 KiB sebagai satu datagram UDP secara zero-copy, dan pada 320 Msps separuh irisan dipadatkan menjadi 28 bit per pasangan sampel agar muat di tautan. Pemadatan ini bersifat lossless dan otomatis.
Pada beban puncak, panel di antarmuka web menampilkan tautan membawa 9,75 Gbit/s. Itu sebabnya 10 GbE bukan kemewahan, melainkan konsekuensi langsung dari laju sampel. Kalau tautan lebih lambat, sampel akan terbuang dan spektrum yang tampil tidak lagi mewakili sinyal sebenarnya.
Di sisi radio, data dialirkan lewat ring berukuran 1 GiB di DRAM SoC. Ring sebesar itu berfungsi sebagai penyangga agar fluktuasi singkat pada tautan tidak langsung menyebabkan kehilangan sampel. Kombinasi ring besar dan pemadatan otomatis inilah yang membuat aliran 320 Msps bisa stabil di perangkat sekelas router.
Apa bedanya dengan SDR murah seperti ESP32?
Perbedaannya ada di lebar pita dan biaya. Proyek ESP-SDR memanfaatkan mode IQ tersembunyi di chip ESP32, yang harganya hanya beberapa dolar tetapi lebarnya pita jauh lebih sempit. Untuk mengamati kanal Wi-Fi, ESP32 sudah cukup. Untuk melihat seluruh pita 2,4 GHz sekaligus, ESP32 tidak sanggup karena laju sampelnya terbatas.
Router Wi-Fi 7 berada di titik tengah. Harganya jauh lebih murah daripada SDR kelas laboratorium, tetapi lebar pitanya mendekati perangkat kelas atas. Karena router ini sudah punya radio Wi-Fi 7 dengan pita lebar, yang perlu ditambahkan hanyalah firmware yang membuka akses ke sampel mentah. Itu yang dikerjakan proyek ini.
Konsekuensinya, pendekatan ini menarik untuk pemantauan spektrum berbiaya rendah dan untuk eksperimen pengolahan sinyal. Namun ia juga menuntut pemahaman tentang radio, jaringan, dan Linux, karena pemasangan melibatkan konsol serial, pencadangan NAND, dan konfigurasi tautan 10 GbE.
Cara memasang langkah demi langkah
Langkah pertama adalah menyiapkan host. Pasang kartu 10 GbE, lalu siapkan alamat pada antarmuka yang terhubung ke port lan3 router. Dokumentasi mencontohkan alamat 192.168.1.10 dengan mask 24. Setelah itu, aktifkan penerusan TFTP agar host bisa melayani berkas instalasi ke router.
Langkah kedua adalah menjalankan skrip instalasi. Skrip ini mencadangkan NAND router, memasang sistem, dan menyimpan hasil kalibrasi radio. Pencadangan NAND penting karena kalibrasi radio bersifat spesifik per unit. Kalau cadangan hilang, mengembalikan perangkat ke kondisi asli jadi jauh lebih sulit.
Langkah ketiga adalah menyiapkan tautan 10 GbE. Antarmuka kedua di host diberi alamat dengan MTU besar, misalnya 9216, agar irisan data bisa dikirim efisien. Setelah tautan siap, perintah build dijalankan untuk membangun seluruh komponen dari sumber publik.
Langkah keempat adalah menjalankan layanan di host. Satu proses menerima aliran dari router dan membagikannya ke seluruh konsumen di host, sedangkan proses lain menyajikan spektrum dan waterfall ke browser. Setelah keduanya berjalan, pita yang dipilih bisa diamati langsung di halaman web, lengkap dengan kontrol penyetelan frekuensi dan penguatan.
Apa keterbatasan proyek ini?
Proyek ini bukan perangkat siap pakai untuk semua orang. Pemasangannya melibatkan konsol serial, pencadangan NAND, dan konfigurasi tautan 10 GbE, sehingga membutuhkan pemahaman dasar tentang Linux dan jaringan. Kesalahan pada tahap pencadangan bisa membuat perangkat sulit dikembalikan ke kondisi semula. Karena itu, dokumentasi menekankan pentingnya mengikuti urutan langkah dengan teliti.
Keterbatasan kedua adalah ketergantungan pada perangkat keras tertentu. Firmware yang dibangun khusus untuk MT7996 dan SoC Airoha AN7581 tidak bisa dipindahkan begitu saja ke router lain, meski sama-sama Wi-Fi 7. Setiap perubahan model perangkat berarti kerja adaptasi baru. Ini membatasi jangkauan proyek pada unit yang sudah teruji.
Keterbatasan ketiga adalah status proyek yang masih sangat baru. Repositori ini baru dibuat pada 11 Oktober 2026, dan fiturnya masih berkembang. Artinya, antarmuka, perintah, dan dokumentasi bisa berubah cukup cepat. Untuk keperluan produksi, ketergantungan pada proyek berusia beberapa hari adalah risiko yang perlu dihitung.
Keterbatasan keempat adalah sifat eksperimentalnya dari sisi hukum dan regulasi. Menerima sinyal radio memiliki aturan tersendiri di setiap negara, dan menyetel osilator lokal ke frekuensi tertentu bisa masuk wilayah yang diatur. Untuk penggunaan yang menyentuh pita berlisensi, penting memahami aturan yang berlaku sebelum bereksperimen.
Tips sebelum memulai
Sebelum menyentuh perangkat, siapkan dulu host-nya. Pastikan kartu 10 GbE terpasang dan dikenali sistem, dan siapkan kabel tembaga yang sesuai. Banyak waktu terbuang karena masalah tautan yang sebenarnya bisa diperiksa lebih dulu dengan alat jaringan sederhana. Menguji tautan sebelum instalasi membuat proses jauh lebih lancar.
Kedua, buat cadangan NAND dan simpan di tempat yang aman, bukan hanya di host yang sama. Kalibrasi radio bersifat per unit, jadi cadangan dari unit lain tidak bisa menggantikannya. Simpan salinan di dua lokasi supaya tidak hilang kalau host bermasalah.
Ketiga, siapkan adaptor serial yang benar. Dokumentasi menyebut adaptor USB 3,3 volt, dan memakai tegangan yang salah bisa merusak board. Periksa level tegangan adaptor sebelum menghubungkannya ke header konsol.
Keempat, jalankan build terlebih dahulu untuk memastikan seluruh dependensi tersedia sebelum menyentuh perangkat. Kalau ada paket yang kurang, lebih mudah memperbaikinya di host daripada saat perangkat sudah dalam kondisi setengah terpasang. Setelah build bersih dan uji bawaan lolos, barulah proses instalasi dijalankan.
Kelima, catat setiap perubahan konfigurasi selama pemasangan. Proyek ini masih berkembang cepat, dan dokumentasi bisa berubah antar versi. Mencatat alamat yang dipakai, nama antarmuka, dan perintah yang dijalankan akan sangat membantu ketika ada masalah di kemudian hari. Catatan sederhana sering menyelamatkan waktu berjam-jam saat melakukan pemulihan.
Sumber dan bacaan lanjutan
Artikel ini merujuk pada repositori proyek dan dokumentasi pendukung. Berikut tautan ke sumbernya.
- Repositori w1700k-sdr di GitHub
- Halaman perangkat Gemtek MXF-W1700K di wiki OpenWrt
- Diskusi dukungan W1700K di forum OpenWrt
- ESP-SDR, pendekatan IQ mentah pada chip ESP32
FAQ
Apakah router ini bisa dipakai sebagai router biasa setelah dimodifikasi?
Firmware yang dipasang menggantikan perangkat lunak asli dan berfungsi sebagai penerima SDR, bukan router. Untuk kembali ke fungsi router, perlu memulihkan dari cadangan NAND yang dibuat saat instalasi.
Berapa laju sampel maksimum yang didukung?
Laju penuh adalah 320 Msps IQ kompleks 14-bit. Pada pita kedua tersedia juga mode 640 dibagi 2, yang mengambil setiap sampel lain dari laju 640 Msps.
Apakah perlu kartu 10 GbE khusus?
Dokumentasi menyebut kartu Intel X710 dengan modul SFP+ tembaga sebagai kombinasi yang terbukti. Kartu 10GBASE-T lain bisa saja bekerja, tetapi belum tentu teruji.
Berapa lama proses build?
Dokumentasi menyebut sekitar 10 menit untuk membangun seluruh komponen, di luar waktu mengunduh sumber dan dependensinya.
💬 Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama! 💬