Node.js 26 resmi masuk jalur LTS pada 28 Oktober 2026, dan di tanggal yang sama Node.js 24 berpindah ke fase maintenance. Data jadwal rilis di repositori nodejs/Release mencatat Node.js 26 mulai 5 Mei 2026, masuk LTS 28 Oktober 2026, masuk maintenance 20 Oktober 2027, dan berakhir 30 April 2029. Sementara itu Node.js 24 menjalani maintenance sejak 20 Oktober 2026 dengan akhir dukungan 30 April 2028, dan Node.js 22 akan berakhir 30 April 2027.
TL;DR
- Node.js 26 menjadi LTS pada 28 Oktober 2026, dengan dukungan sampai 30 April 2029.
- Node.js 24 sudah masuk maintenance sejak 20 Oktober 2026, artinya hanya menerima perbaikan penting.
- Node.js 20 berakhir 30 April 2026 dan Node.js 23 berakhir 1 Juni 2025, jadi keduanya sudah tidak didukung.
- Node.js 22 masih didukung sampai 30 April 2027, cocok jadi jalur transisi yang tidak buru-buru.
- Node.js 27 baru berstatus alpha sejak 28 Oktober 2026 dan belum layak untuk produksi.
Kapan tepatnya Node.js 26 jadi LTS?
28 Oktober 2026. Tanggal itu tercatat di berkas schedule.json pada repositori nodejs/Release sebagai tanggal lts untuk jalur v26, sekitar lima setengah bulan setelah rilis pertama 5 Mei 2026. Setelah tanggal tersebut, jalur 26 menerima perbaikan stabil dan menjadi pilihan default untuk tim yang ingin umur dukungan panjang.
Perpindahan status ini penting karena dua fase berbeda punya arti berbeda. Selama fase current, sebuah jalur menerima fitur baru; selama fase LTS, jalur yang sama menerima perbaikan dan tidak lagi menerima perubahan besar yang berisiko. Fase ketiga adalah maintenance, di mana hanya perbaikan keamanan dan bug kritis yang masuk.
Untuk konteks, Node.js 24 sekarang berada di fase maintenance karena tanggal maintenance-nya 20 Oktober 2026, hanya delapan hari sebelum Node.js 26 naik jadi LTS. Artinya Node.js 24 bukan mati, tapi lever fiturnya berhenti bergerak.
Versi mana yang masih didukung pada akhir Oktober 2026?
Pada 30 Oktober 2026, jalur yang masih didukung adalah 22, 24, dan 26. Jalur 22 berakhir 30 April 2027, jalur 24 berakhir 30 April 2028, jalur 26 berakhir 30 April 2029, dan jalur 20 sudah berakhir sejak 30 April 2026.
| Jalur | Rilis pertama | Masuk LTS | Mulai maintenance | Akhir dukungan |
|---|---|---|---|---|
| 20 | 18 April 2023 | 24 Oktober 2023 | 22 Oktober 2024 | 30 April 2026 |
| 22 | 24 April 2024 | 29 Oktober 2024 | 21 Oktober 2025 | 30 April 2027 |
| 24 | 6 Mei 2025 | 28 Oktober 2025 | 20 Oktober 2026 | 30 April 2028 |
| 26 | 5 Mei 2026 | 28 Oktober 2026 | 20 Oktober 2027 | 30 April 2029 |
| 27 | 22 April 2027 | 20 Oktober 2027 | belum dijadwalkan | 30 April 2030 |
Pola yang terlihat dari tabel itu konsisten: jalur genap naik jadi LTS pada Oktober, maintenance setahun kemudian, dan berakhir setelah dua setengah tahun di fase maintenance. Total umur satu jalur LTS sekitar tiga tahun. Karena itu, tim yang memilih rilis ganjil untuk produksi sebenarnya memilih umur dukungan jauh lebih pendek.
Apakah rilis ganjil seperti Node.js 25 atau 27 layak untuk produksi?
Tidak, kecuali ada kebutuhan spesifik yang tidak bisa ditunda. Jalur ganjil tidak pernah masuk LTS, sehingga umur dukungunya pendek dan tidak ada jaminan perbaikan jangka panjang. Node.js 25 berakhir 1 Juni 2026 dan Node.js 27 baru berstatus alpha sejak 28 Oktober 2026.
Rilis ganjil tetap berguna, tapi perannya sebagai jalur uji: untuk mencoba perubahan yang akan mendarat di LTS berikutnya, atau untuk memastikan dependensi tidak rusak sebelum dipakai di produksi. Tim yang memasang rilis ganjil di server produksi biasanya akan menghadapi dua kali kerja, yaitu upgrade kecil yang sering dan upgrade besar saat pindah ke LTS.
Untuk aplikasi yang mengejar umur pakai panjang, satu-satunya pilihan adalah mengikuti jalur genap dengan tanggal LTS. Itu juga alasan mayoritas image runtime di layanan hosting memakai tag genap: tag itu menandakan dukungan yang bisa direncanakan.
Kapan harus naik ke Node.js 26?
Naik sekarang kalau proyek masih di Node.js 20 atau lebih lama, karena jalur itu sudah tidak menerima patch keamanan. Kalau proyek masih di Node.js 22, tidak ada urgensi mendesak sampai 30 April 2027, tapi menguji jalur 26 lebih awal membuat migrasi tidak menumpuk dengan pekerjaan lain.
Untuk proyek yang baru mulai, Node.js 26 adalah pilihan default yang masuk akal karena masa dukungannya paling panjang di antara jalur yang tersedia saat ini. Untuk proyek yang sedang mengejar rilis, Node.js 24 masih cukup aman sampai 30 April 2028, dengan catatan tidak akan menerima perbaikan fitur lagi.
Urutan keputusan yang sering dipakai tim kecil: cek dulu apakah ada dependensi yang mengunci versi engine ke jalur lama, periksa apakah CI memakai versi yang sama dengan produksi, lalu uji seminggu sebelum memotong. Kalau ada satu paket yang belum mendukung, itu jadi pekerjaan tersendiri dan lebih baik diketahui lebih awal.
Bagaimana menguji upgrade Node.js tanpa mengganggu produksi?
Uji di mesin terpisah dengan lockfile yang sama, jalankan seluruh test dan build, lalu bandingkan hasilnya dengan jalur lama. Cara ini murah dan biasanya menemukan masalah lebih cepat daripada menunggu insiden di server.
- Pasang jalur baru di mesin uji, jangan di server produksi: lewat nvm atau paket resmi dari halaman unduhan Node.js.
- Simpan versi yang diharapkan di berkas .nvmrc dan di field engines pada package.json, supaya mesin lain tidak diam-diam memakai versi berbeda.
- Hapus node_modules, lalu pasang ulang dengan npm ci memakai lockfile yang sama. Ini menguji apakah dependensi masih bisa di-resolve di jalur baru.
- Jalankan test, lint, dan build penuh. Perhatikan peringatan deprecation, karena peringatan itu biasanya mendahului perubahan yang memutus kompatibilitas.
- Jalankan aplikasi sebentar dengan beban ringan, lalu periksa memori dan waktu start dibanding jalur lama.
- Setelah semua lolos, baru ubah versi di server dan simpan jalur lama untuk rollback.
Poin ketiga sering dilewati. Menjalankan test dengan node_modules yang diwarisi dari instalasi lama bisa memberi hasil hijau palsu, karena paket native mungkin masih ter-build untuk ABI lama. npm ci memaksa pemasangan ulang yang bersih.
Selain itu, samakan versi antara CI dan produksi. Kalau CI memakai satu jalur dan server memakai jalur lain, hasil hijau di CI tidak membuktikan apa pun soal produksi. Ini penyebab paling umum kegagalan yang muncul hanya setelah deploy.
Bagaimana cara memantau tanggal akhir dukungan tanpa mengingat-ingat?
Jadikan berkas schedule.json sebagai sumber tunggal dan cek ulang setiap kali ada rilis baru, bukan dari ingatan. Berkas itu dipelihara di repositori nodejs/Release dan memuat tanggal start, lts, maintenance, dan end untuk setiap jalur.
Cara paling praktis untuk tim kecil: taruh versi yang dipakai di satu berkas, lalu tambahkan pemeriksaan berkala yang membandingkan versi itu dengan tanggal akhir dukungan. Ketika jaraknya kurang dari enam bulan, keluarkan pengingat agar upgrade masuk perencanaan berikutnya.
Kalau cara otomatis terasa berlebihan, pengingat tahunan sederhana sudah cukup: setiap Oktober, saat jalur genap naik jadi LTS, cek dua hal, yaitu versi yang dipakai sekarang dan tanggal akhir dukungannya. Pola Oktober ini stabil selama beberapa tahun terakhir dan tercatat di halaman rilis sebelumnya di situs resmi Node.js.
Apa risiko tetap memakai Node.js 20 sekarang?
Risikonya adalah tidak ada patch keamanan lagi sejak 30 April 2026. Kerentanan yang ditemukan setelah tanggal itu hanya diperbaiki di jalur 22, 24, dan 26, sehingga server yang masih di jalur 20 akan terus membawa celah yang sudah diketahui publik.
Selain keamanan, ada risiko ekosistem: paket baru mulai menaikkan syarat versi engine, sehingga npm install pada proyek lama bisa gagal atau memasang versi paket yang lebih tua dari yang diharapkan. Gejala awalnya kecil, tapi lama-lama menghalangi upgrade dependensi lain.
Satu lagi yang sering luput: alat diagnosa dan paket perkakas ikut mengunci versi. Skrip yang bergantung pada API internal runtime bisa berhenti bekerja ketika struktur objek berubah, dan gejalanya muncul sebagai error yang tidak berhubungan dengan penyebab sebenarnya.
Kenapa fase maintenance penting untuk perencanaan upgrade?
Fase maintenance menandai berhentinya penambahan fitur, sehingga perubahan perilaku yang tidak terduga jauh berkurang. Bagi tim yang mengutamakan stabilitas, fase ini justru nyaman dipakai, dengan catatan kebutuhan fitur baru harus dipenuhi dari paket lain, bukan dari runtime.
Yang perlu diwaspadai adalah efek samping tidak langsung. Ketika sebuah jalur berhenti menerima fitur, sebagian dependensi mulai meninggalkannya lebih cepat dan menaikkan syarat engine. Proyek yang bertahan lama di fase maintenance akan menemukan dirinya tidak bisa menaikkan paket tertentu tanpa lebih dulu menaikkan versi runtime. Karena itu, jarak antara fase maintenance dan akhir dukungan sebaiknya dipakai sebagai jendela perencanaan, bukan sebagai alasan menunda.
Pola paling sehat yang terlihat dari jadwal resmi: satu jalur menjadi target produksi, satu jalur berikutnya dipakai untuk pengujian, dan sisanya dianggap sudah lewat. Dengan tiga jalur yang berbeda status, upgrade tidak pernah menjadi proyek besar sekaligus, karena setiap perpindahan hanya berjarak satu tahun.
FAQ
Apakah Node.js 26 wajib dipakai sekarang?
Tidak wajib, tetapi disarankan untuk proyek baru dan proyek yang masih memakai jalur 20 atau lebih lama. Node.js 22 dan 24 masih didukung, jadi belum ada alasan panik untuk proyek yang sudah stabil di sana.
Berapa lama Node.js 24 masih mendapat perbaikan?
Sampai 30 April 2028, tetapi sejak 20 Oktober 2026 jalur itu berada di fase maintenance sehingga hanya menerima perbaikan penting dan keamanan. Fitur baru tidak lagi masuk ke jalur 24.
Apakah Node.js 27 bisa dipakai untuk produksi?
Belum. Node.js 27 baru berstatus alpha sejak 28 Oktober 2026, rilis pertamanya dijadwalkan 22 April 2027, dan jalur ganjil tidak pernah masuk LTS sehingga umur dukungnya pendek.
Di mana tanggal resmi akhir dukungan bisa dicek?
Di berkas schedule.json pada repositori nodejs/Release, yang memuat tanggal start, lts, maintenance, dan end untuk setiap jalur rilis Node.js.
💬 Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama! 💬