Libreboot 26.10 dengan nama kode "Ominous Olive" dirilis pada 15 Oktober 2026, dan pengumuman resminya menyebut ini sebagai rilis dengan perubahan desain terbesar dibanding Libreboot 26.01. Perubahan utamanya tiga: 233 Chromebook Intel dan AMD ditambahkan, payload default diganti ke EDK2 UEFI sehingga firmware ini sekarang bisa menjalankan Windows, dan payload U-Boot untuk x86 dihapus. Bagi pengguna lama, ada juga peringatan eksplisit dari pengelola rilis agar changelog dibaca dua kali sebelum melakukan flashing.
TL;DR
- Libreboot 26.10 dirilis 15 Oktober 2026 dengan 233 Chromebook Intel dan AMD baru, diimpor dari coreboot distro MrChromebox.
- Payload default sekarang EDK2 UEFI, sementara GRUB dan SeaBIOS disediakan sebagai build EFI di dalam flash untuk kompatibilitas.
- Payload U-Boot untuk x86 dihapus, dan SeaBIOS maupun GRUB versi bare metal dinyatakan deprecated.
- HAP bit diset saat build untuk menonaktifkan Intel ME, dan region Intel Flash Descriptor dibuka read-write lewat ifdtool.
- Dukungan Chromebook baru bersifat source-only pada rilis ini, artinya harus dibangun sendiri dari kode sumber karena belum ada biner siap pakai.
Apa Saja yang Baru di Libreboot 26.10?
Perubahan terbesar ada pada payload default, yang sekarang memakai EDK2 UEFI dari MrChromebox, bukan lagi GRUB atau SeaBIOS sebagai payload utama coreboot. Pengumuman rilis menyebut GRUB dan SeaBIOS tetap disediakan di dalam flash sebagai build EFI, sehingga perilakunya dari sisi pengguna tetap mirip dengan versi payload coreboot sebelumnya, termasuk cara membaca konfigurasi dari CBFS.
Perubahan kedua adalah masuknya CSMWrap, yaitu SeaBIOS CSM yang dibungkus dalam EFI, ditambah MemTest86+ yang juga disertakan di dalam EDK2. Keduanya bisa diakses dari boot menu dengan menekan tombol ESC saat start. iPXE juga diaktifkan secara default pada board tertentu, mengikuti konfigurasi upstream.
Perubahan ketiga bersifat kebijakan, bukan teknis. Di dalam lbmk ditambahkan berkas AGENTS.md yang memuat kebijakan anti-AI, dan pengelola rilis menyebutnya sebagai perubahan paling penting di rilis ini. Terlepas dari sikap pembaca terhadap kebijakan itu, fakta bahwa berkas tersebut ada di repositori resmi adalah bagian dari catatan rilis.
Alasan perpindahan payload ini layak diperhatikan bukan cuma soal Windows. EDK2 adalah basis firmware yang jauh lebih besar dari payload coreboot sebelumnya, sehingga ruang untuk bug dan perbedaan perilaku juga bertambah. Pengumuman rilis sendiri menyediakan bagian errata khusus untuk EDK2 dan CSMWrap, tanda bahwa pengelola menyadari konsekuensi ini dan memilih mendokumentasikannya terbuka daripada menyembunyikannya di catatan kaki.
Untuk pengguna yang sudah punya setup stabil, perubahan semacam ini biasanya berarti satu hal: jangan flashing di hari pertama. Pola yang lazim di komunitas firmware bebas adalah menunggu sampai board spesifik yang dipakai muncul di laporan pengujian orang lain, karena dukungan tingkat board sering berbeda dari dukungan tingkat chipset. Rilis ini bahkan menyebut sendiri bahwa mayoritas board Chromebook yang baru diimpor masih menunggu pengujian.
Berkas rilisnya sendiri tersedia dalam satu direktori stabil, bukan tersebar di banyak paket. Cara ini memudahkan pengguna memverifikasi bahwa yang diunduh memang berasal dari rilis yang sama, dan memudahkan membandingkan isi direktori antar rilis ketika ada perubahan nama berkas atau struktur build.
Berapa Banyak Perangkat Baru yang Didukung?
Sebanyak 233 Chromebook Intel dan AMD ditambahkan dalam satu rilis ini, dan seluruhnya diimpor dari coreboot distro MrChromebox. Daftar lengkapnya dimuat di bagian akhir artikel pengumuman, dan cakupannya mencakup perangkat Intel serta AMD generasi terbaru.
Satu catatan penting soal status dukungannya. Rilis ini menyediakan dukungan source-only untuk perangkat tersebut, yang berarti pengguna harus membangun firmware sendiri dari kode sumber karena tidak ada biner yang disediakan. Dari seluruh board yang diimpor, baru satu yang disebut sudah diuji, yaitu Baytrail dengan nama board Kip, sementara sisanya masih menunggu pengujian.
Skala impor ini punya implikasi praktis. Mendukung ratusan board berarti ribuan kombinasi chipset, konfigurasi memori, dan jalur firmware yang harus diuji satu per satu, dan itu tidak bisa diselesaikan dalam satu siklus rilis. Karena itu, status source-only dan pengujian yang belum menyeluruh bukan kelemahan yang disembunyikan, melainkan konsekuensi aritmetika dari jumlah perangkat yang ditambahkan sekaligus.
Untuk mengimpor board sebanyak itu, pengelola menulis utilitas di util/mrimport/ yang menghasilkan konfigurasi lbmk termasuk revisi dan submodule. Libreboot juga menyatakan tidak mem-fork MrChromebox, melainkan memperlakukannya sebagai upstream untuk perangkat Chromebook Intel dan AMD, dengan upaya menjaga sinkronisasi seperti pada coreboot reguler.
Apa Perbedaan Modifikasi Libreboot Dibanding Upstream MrChromebox?
Ada beberapa penyesuaian yang disebut eksplisit di changelog. Payload EDK2 memakai warna latar Libreboot purple dan logo pelangi Libreboot, bukan logo coreboot. Selain itu, HAP bit diset pada waktu build untuk menonaktifkan Intel ME, sesuatu yang menurut pengumuman tidak dinonaktifkan secara andal pada coreboot MrChromebox karena kebanyakan pengguna memakai skrip flashing berbasis software.
Perubahan berikutnya menyangkut Intel Flash Descriptor. Region IFD dibuka read-write lewat ifdtool dengan penanganan quirks, dan dilakukan saat build, bukan dengan memodifikasi setiap flash descriptor yang disediakan MrChromebox. Untuk Chromebook Haswell, native raminit dipakai menggantikan MRC seperti di upstream, dan untuk Chromebook Intel sampai Kabylake, libgfxinit dipakai menggantikan GOP.
| Aspek | Libreboot 26.01 | Libreboot 26.10 |
|---|---|---|
| Payload default | GRUB atau SeaBIOS sebagai payload coreboot | EDK2 UEFI, dengan GRUB dan SeaBIOS sebagai build EFI di dalam flash |
| Dukungan Chromebook Intel dan AMD | Terbatas pada board yang sudah ada | Ditambah 233 board impor dari MrChromebox, source-only |
| Payload U-Boot x86 | Tersedia | Dihapus |
| SeaBIOS dan GRUB bare metal | Payload utama | Deprecated, bisa diaktifkan dengan build dari sumber |
| Penonaktifan Intel ME | Bergantung cara flashing pengguna | HAP bit diset default saat build |
Apakah Payload U-Boot x86 Masih Ada?
Tidak, payload U-Boot untuk x86 dihapus pada rilis ini. Pengumuman rilis menaruh informasinya sebagai bagian tersendiri, dan menyatakan bahwa SeaBIOS serta GRUB versi bare metal kini berstatus deprecated dan bisa dihapus pada rilis Libreboot berikutnya.
Untuk pengguna yang masih bergantung pada perilaku lama, jalurnya masih ada tapi tidak lagi jadi jalur default. Keduanya bisa diaktifkan kembali oleh siapa pun yang bersedia membangun Libreboot dari kode sumber. Artinya, keputusan ini bukan penghapusan total, melainkan pemindahan status dari bawaan menjadi opsi yang harus dipilih sendiri.
Apakah Rilis Ini Aman untuk Perangkat Lama?
Pengumuman rilis memakai peringatan eksplisit bahwa perubahan desainnya besar dan bisa memengaruhi banyak setup yang sudah ada, sehingga changelog perlu dibaca dua kali. Untuk perangkat lama, poin yang paling relevan adalah perpindahan payload default dan status deprecated pada SeaBIOS serta GRUB bare metal.
Ada juga bagian errata di pengumuman, termasuk masalah EDK2 dan catatan CSMWrap. Bagian itu bukan pelengkap, melainkan daftar hal yang diketahui bermasalah pada rilis ini, dan sebaiknya dibaca sebelum melakukan flashing pada mesin yang dipakai kerja sehari-hari. Berkas rilisnya tersedia di direktori stabil 26.10 pada server rsync Libreboot atau lewat mirror yang tercantum di halaman download Libreboot.
Sebelum flashing, ada dua hal yang sebaiknya disiapkan. Pertama, pastikan punya jalur pemulihan eksternal, karena kegagalan menulis firmware bisa membuat mesin tidak bisa boot sama sekali. Kedua, catat versi firmware yang sedang dipakai, supaya kalau ada perilaku yang berubah, pembandingnya jelas dan bukan ingatan.
Untuk yang ingin memeriksa kode atau melaporkan masalah, pengumuman menyediakan jalur pelaporan di repositori lbmk di Codeberg. Bagi yang ingin memahami dasar teknisnya, dokumentasi di situs coreboot tetap jadi rujukan utama karena Libreboot dibangun di atas proyek itu.
Apakah Firmware Ini Bisa Menjalankan Windows?
Bisa, dan itu salah satu perubahan paling banyak dibicarakan di rilis ini. Karena payload defaultnya EDK2 UEFI, firmware ini sekarang kompatibel dengan Microsoft Windows, sesuatu yang sebelumnya tidak mungkin ketika payloadnya masih GRUB atau SeaBIOS murni. Pengumuman menyebut penambahan dukungan UEFI penuh sebagai bagian dari judul rilisnya.
Untuk pengguna Linux dan BSD, perubahan ini tidak menghapus apa pun. GRUB dan SeaBIOS tetap ada sebagai build EFI di dalam flash, dan pengumuman menyatakan perilakunya dari sudut pandang pengguna identik dengan versi payload coreboot. Jadi pilihan sistem operasi menjadi lebih luas, bukan berpindah dari satu kubu ke kubu lain.
Bagaimana Cara Memutuskan Apakah Perlu Upgrade?
Kalau mesin yang dipakai sudah berjalan stabil dan tidak ada perangkat Chromebook baru yang ingin didukung, alasan untuk segera upgrade relatif kecil. Sebaliknya, kalau tujuannya menambah dukungan perangkat atau memakai jalur UEFI untuk menjalankan Windows, rilis ini yang menyediakannya.
Pertimbangan lain adalah apakah board yang dipakai sudah teruji. Pengumuman hanya menyebut satu board yang sudah diuji dari 233 board baru, dan sisanya masih menunggu. Untuk board lama yang sudah didukung sebelum rilis ini, perubahan payload default tetap berlaku, jadi perlu dipastikan preferensi boot dan konfigurasi lama masih berjalan seperti sebelumnya.
Yang tidak perlu dilakukan adalah menganggap rilis baru selalu lebih baik. Dalam firmware, nilai utamanya adalah mesin yang bisa boot dan bisa dipulihkan, bukan nomor versi yang paling tinggi. Kalau versi sekarang memenuhi keduanya dan tidak ada kebutuhan baru, menunggu satu siklus rilis lagi adalah keputusan yang masuk akal.
FAQ
Apakah Libreboot 26.10 sudah menyediakan biner untuk 233 Chromebook baru?
Belum. Dukungan Chromebook pada rilis ini bersifat source-only, jadi pengguna harus membangun sendiri dari kode sumber. Dari 233 board tersebut, baru satu board yang disebut sudah diuji, yaitu Baytrail dengan nama Kip.
Kalau saya masih ingin memakai SeaBIOS atau GRUB lama, apakah bisa?
Bisa, tapi tidak lagi jadi default. SeaBIOS dan GRUB versi bare metal berstatus deprecated dan bisa diaktifkan kembali oleh pengguna yang membangun Libreboot dari kode sumber. GRUB dan SeaBIOS versi EFI tetap tersedia di dalam flash.
Apa itu HAP bit dan kenapa diset saat build?
HAP bit adalah mekanisme untuk menonaktifkan Intel Management Engine. Libreboot menyetelnya secara default pada waktu build karena menurut pengumuman rilis, upstream tidak menonaktifkannya secara andal untuk pengguna yang memakai skrip flashing berbasis software.
Apakah Libreboot 26.10 ini fork dari MrChromebox?
Bukan. Pengumuman menyatakan MrChromebox diperlakukan sebagai upstream untuk Chromebook Intel dan AMD, dan upaya sinkronisasi tetap dilakukan seperti pada coreboot reguler. Modifikasi yang ada didokumentasikan satu per satu di changelog.
Di mana changelog lengkap dan errata bisa dibaca?
Di halaman pengumuman rilis Libreboot 26.10, yang memuat changelog relatif terhadap versi 26.01, daftar lengkap 233 board, bagian errata EDK2, dan catatan CSMWrap. Halaman itu juga memuat tautan ke direktori unduhan stabil dan mirror resmi.
💬 Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama! 💬