OpenCrabs vs n8n vs LangChain 2026: Hitung Biaya Nyata 12 Bulan
Perbandingan ini sering salah dibingkai. n8n, LangChain, dan OpenCrabs bukan tiga produk yang memperebutkan kursi yang sama. Ketiganya ada di lapis berbeda: n8n di lapis orkestrasi workflow, LangChain di lapis library untuk engineer, dan agent platform di lapis tempat keputusan diambil dan dijalankan.
Karena lapisnya beda, membandingkan harga langganannya saja tidak menghasilkan apa pun. Yang berguna adalah menghitung biaya total 12 bulan untuk pekerjaan konkret, lalu melihat komponen mana yang mendominasi.
Semua angka versi di artikel ini gue baca langsung hari ini: n8n rilis terakhir 2.45.7, LangChain 1.4.7, LangGraph 1.2.19. Tarif model diambil dari katalog gateway yang gue pakai, dalam rupiah per 1 juta token.
TL;DR
- Biaya total = lisensi + infra + token + waktu orang. Di hampir semua kasus, waktu orang adalah komponen terbesar, dan paling jarang dicatat.
- n8n: repo GitHub-nya bertanda 209.248 bintang dan lisensinya bukan open source OSI (GitHub menandai NOASSERTION per hari ini). Biaya terbesarnya bukan lisensi, tapi RAM dan perawatan.
- LangChain 1.4.7 berlisensi MIT. Gratis di lisensi, mahal di waktu: semua yang lo hemat dari langganan, lo bayar dalam jam engineering.
- Biaya token jauh lebih kecil dari yang orang bayangkan. Satu balasan agent di model murah ada di kisaran Rp0,32.
- Untuk 12 bulan, selisih terbesar antar pilihan biasanya bukan di harga, tapi di berapa bulan yang terbuang sebelum sistemnya benar.
Tiga lapis, tiga jenis biaya
| Lapis | Contoh | Yang lo bayar | Yang lo hemat |
|---|---|---|---|
| Orkestrasi workflow | n8n | RAM server, perawatan, template | Waktu menulis kode integrasi |
| Framework | LangChain, LangGraph | Jam engineering | Fleksibilitas penuh |
| Agent platform | OpenCrabs | Jam setup, infra | Waktu membangun loop, tool, channel |
Kalau lo memilih dengan pertanyaan “mana yang paling murah”, jawabannya akan selalu “yang paling dekat dengan pekerjaan lo saat ini”, karena biaya terbesar adalah waktu yang tidak terbuang.
Komponen biaya yang harus masuk hitungan
- Lisensi dan langganan. n8n cloud punya tier berbayar, self-host “gratis” dengan lisensi yang membatasi penggunaan komersial tertentu. LangChain MIT, jadi nol. Agent platform tergantung cara deploy.
- Infra. VPS dengan RAM cukup. n8n self-host dengan banyak workflow butuh RAM, dan RAM adalah komponen yang paling cepat naik. Angka pasti VPS-nya beda per provider, jadi di artikel ini gue biarkan sebagai variabel yang lo isi sendiri.
- Token model. Ini yang paling sering ditaksir terlalu tinggi. Hitungannya: tarif per 1 juta token dikali volume.
- Waktu orang. Setup, merawat, memperbaiki saat rusak, dan menulis ulang yang salah. Ini yang paling jarang masuk spreadsheet.
- Biaya kesempatan. Bulan pertama dipakai belajar tool, bukan menyelesaikan pekerjaan.
Hitungan token yang bisa lo ulang
Ambil contoh agent customer service: 5.000 balasan per bulan, rata-rata 1.500 token input dan 300 token output per balasan.
- Input: 5.000 x 1.500 = 7,5 juta token. Di tarif Rp150 per juta token: Rp1.125
- Output: 5.000 x 300 = 1,5 juta token. Di tarif Rp300 per juta token: Rp450
- Total model: Rp1.575 per bulan
Kalau prompt-nya gemuk (system prompt 8.000 token), input naik jadi 40 juta token dan biayanya jadi Rp6.000 plus Rp450 output. Masih di kisaran puluhan ribu setahun. Sementara satu jam engineer di Indonesia jauh lebih mahal dari itu.
Kesimpulan praktis: jangan pilih platform berdasarkan biaya token. Pilih berdasarkan berapa lama sampai jalan, karena itu komponen yang paling mahal.
Dengan prompt caching, input yang berulang bisa turun ke tarif cache read (di katalog yang gue pakai Rp30 per juta token untuk model yang sama), jadi angka Rp1.125 tadi bisa jadi Rp225. Detailnya ada di artikel prompt caching.
💬 Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama! 💬