Kabar mengejutkan datang dari OnePlus: mereka resmi menghentikan operasi di USA dan Europe mulai Q3 2026. Keputusan ini bikin heboh komunitas tech, terutama para fans setia OnePlus yang udah years pakai flagship killer mereka.
Gw sendiri pengguna OnePlus sejak OnePlus 3 (2016) dan sekarang pakai OnePlus 12. Jadi kabar ini cukup personal buat gw. Mari kita bedah dampaknya ke pasar Indonesia.
Apa yang Terjadi?
Dalam press release resmi, OnePlus menjelaskan beberapa alasan: market saturation di USA/Europe yang sudah terlalu kompetitif dengan Samsung, Apple, dan Google Pixel; strategic refocus ke pasar Asia, terutama India, Indonesia, dan China; dan profitability yang tidak mencapai target.
Yang menarik, OnePlus menegaskan bahwa mereka TIDAK meninggalkan pasar Asia. Indonesia termasuk dalam strategi jangka panjang mereka, dan mereka berencana buka service center baru di Jakarta dan Surabaya.
Dampak ke Pasar Indonesia
1. Harga
Dengan OnePlus fokus ke Asia, harga di Indonesia akan lebih kompetitif. OnePlus 13 sekarang Rp 8.999.000 — lebih murah dari Samsung S25 Ultra yang Rp 19.999.000. Potensi harga turun 10-15% di Q4 2026 karena realokasi inventory dari USA/Europe.
2. Garansi dan Service
Garansi tetap berlaku untuk pembelian di Indonesia. Service center di Indonesia tetap beroperasi. OnePlus berencana buka 3 service center baru di 2026. Online support tetap available via chat dan telepon. Untuk user Indonesia, tidak ada yang perlu dikhawatirkan.
3. Update Software
OnePlus 12 dan 13 akan dapat Android 15 dan 16. Security patch tetap regular selama 3 tahun ke depan. OxygenOS tetap di-maintain untuk pasar Asia.
Alternatif untuk User OnePlus di Indonesia
OnePlus 13 (Rp 8.999.000) masih best value dengan fast charging 100W. Alternatif lain: Samsung S25 FE (Rp 8.499.000) dengan software support lama, Xiaomi 15 (Rp 7.999.000) dengan harga paling murah, Google Pixel 9 (Rp 9.499.000) dengan camera terbaik.
Pengalaman Gw Pakai OnePlus di Indonesia
Selama 10 tahun pakai OnePlus: build quality sangat solid, OxygenOS masih jadi salah satu Android terbaik, 100W SUPERVOOC beneran game changer (0-100% dalam 25 menit), camera sudah sangat bagus tapi masih kalah dari Samsung S-series, dan after-sales di Indonesia cukup memuaskan.
Kesimpulan gw: OnePlus masih jadi pilihan yang sangat bagus untuk user Indonesia. Keputusan mereka keluar dari USA/Europe malah bisa menguntungkan pasar Asia karena fokus yang lebih baik.
💬 Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama! 💬