Teknologi

Mullvad Tutup Server DNS Publik dan Beralih Mendukung Quad9

Mullvad Tutup Server DNS Publik dan Beralih Mendukung Quad9

Mullvad, perusahaan VPN Swedia yang dikenal dengan kebijakan privasi ketatnya, mengumumkan keputusan yang cukup mengejutkan pada 3 September 2026: mereka menutup server DNS terenkripsi publik (DoH) yang sudah beroperasi sejak 2022. Sebagai gantinya, Mullvad akan mendukung Quad9 Foundation, organisasi nirlaba yang menjalankan layanan DNS publik berbasis ancaman.

Keputusan ini bukan karena layanan DNS mereka bermasalah, melainkan karena pertimbangan fokus dan sumber daya. Menjalankan layanan DNS publik yang menjaga privasi adalah pekerjaan yang sangat terspesialisasi, dan Mullvad menilai Quad9 Foundation adalah pemimpin yang nggak terbantahkan di bidang itu. Daripada menduplikasi usaha mereka untuk hasil yang hanya sebagian, sumber daya yang ada dialihkan untuk mendukung Quad9 secara finansial.

Kenapa DNS Publik Itu Ada

Buat yang belum familiar, DNS adalah buku telepon internet: layanan yang menerjemahkan nama domain seperti toolkuy.com menjadi alamat IP yang bisa dituju komputer. Sayangnya, query DNS standar dikirim dalam teks biasa, sehingga ISP atau siapa pun di jalur jaringan bisa melihat domain apa saja yang lo kunjungi. Data ini bisa dipakai untuk profiling, sensor, atau dijual ke pihak ketiga.

DNS terenkripsi hadir untuk menutup celah itu. Ada dua varian utama: DNS over HTTPS (DoH) yang membungkus query dalam koneksi HTTPS biasa, dan DNS over TLS (DoT) yang memakai koneksi TLS khusus. Keduanya mencegah pihak ketiga mengintip atau mengubah query DNS di tengah jalan. Layanan seperti Mullvad, Cloudflare 1.1.1.1, dan Quad9 menyediakan resolver DNS terenkripsi publik yang bisa dipakai siapa saja secara gratis.

Mullvad mengoperasikan server DoH publik sejak 2022. Saat dipakai bersamaan dengan VPN Mullvad, server ini sebenarnya nggak diperlukan, karena trafik sudah terenkripsi dan DNS internal VPN yang menangani semua query. Fungsi utamanya muncul di luar VPN: Mullvad Browser memakainya sebagai default ketika pengguna tidak sedang terhubung ke VPN, sehingga ISP tidak bisa melihat domain yang dikunjungi.

Apa yang Berubah untuk Pengguna

Pengguna yang memakai server DoH Mullvad perlu menyesuaikan diri sebelum 2 November 2026. Setelah tanggal itu, server publik Mullvad tidak akan beroperasi lagi. Ada tiga kelompok pengguna dengan dampak berbeda.

Kelompok pertama adalah pengguna Mullvad Browser yang masih memakai pengaturan DoH default atau varian yang menyertakan ad blocking. Mereka akan otomatis dimigrasikan ke Quad9 tanpa perlu melakukan apa pun. Kelompok kedua adalah pengguna yang mengubah pengaturan DoH secara manual. Mullvad tidak akan mengubah konfigurasi mereka, jadi mereka harus menggantinya sendiri ke Quad9 kalau masih ingin DNS terenkripsi.

Kelompok ketiga adalah pengguna profil iOS dan macOS. Profil DoH Mullvad yang sudah terpasang di perangkat Apple akan berhenti berfungsi, dan pengguna diminta mengganti dengan profil iOS atau macOS Quad9 yang tersedia di situs Quad9. Buat yang mengonfigurasi varian DoH Mullvad secara manual, baik base, extended, maupun family, pesannya jelas: ubah kembali ke default atau pindah ke Quad9 sebelum tenggat.

Kenapa Quad9?

Quad9 bukan resolver DNS biasa. Layanan ini memblokir domain yang dikenal sebagai sumber malware, phishing, dan botnet berdasarkan intelijen dari sembilan belas perusahaan keamanan siber global yang bekerja sama lewat platform bernama Quad9. Ketika pengguna mencoba mengakses domain berbahaya, Quad9 menolak query dan menampilkan halaman peringatan. Perlindungan ini bekerja di level DNS, jadi berlaku untuk semua perangkat dan aplikasi tanpa perlu instalasi software tambahan.

Yayasan Quad9 sendiri adalah organisasi nirlaba yang didirikan di Jenewa, Swiss. Salah satu prinsipnya adalah tidak menyimpan data pribadi pengguna. Kebijakan privasi Quad9 termasuk salah satu yang paling ketat di industri DNS publik, dan karena dijalankan sebagai yayasan nirlaba, tidak ada motivasi untuk memonetisasi data pengguna. Kombinasi perlindungan ancaman dan komitmen privasi inilah yang membuat Mullvad merasa aman menyerahkan tongkat estafet.

Dukungan finansial dari Mullvad akan membantu Quad9 terus beroperasi tanpa harus menjual data atau memasang iklan. Model ini menarik: dua organisasi yang sama-sama fokus privasi memilih bekerja sama daripada bersaing membangun infrastruktur yang tumpang tindih.

Konfigurasi Manual ke Quad9

Buat yang terbiasa mengonfigurasi DNS manual, berikut alamat Quad9 yang perlu diketahui. Untuk DoH, endpoint-nya bisa diakses lewat browser atau aplikasi yang mendukung pengaturan DoH. Untuk DoT dan DNS biasa, alamat IP Quad9 adalah 9.9.9.9 dan 149.112.112.112. Quad9 juga menyediakan panduan lengkap untuk berbagai sistem operasi, dari Windows, macOS, Linux, sampai router dan perangkat mobile.

Satu hal yang perlu dicatat: Quad9 punya beberapa varian layanan, termasuk yang menyertakan penyaringan atau tidak, dan yang mendukung ECS (EDNS Client Subnet). Pengguna yang peduli privasi maksimal biasanya memilih varian tanpa penyimpanan log. Sebaiknya baca dokumentasi Quad9 untuk memilih varian yang sesuai kebutuhan sebelum mengganti konfigurasi.

Konteks Lebih Luas: DNS Publik yang Menyusut

Keputusan Mullvad ini datang di tengah tren yang menarik di dunia DNS publik. Beberapa bulan sebelumnya, ada layanan DNS terenkripsi lain yang juga mengumumkan penghentian operasi. Dunia DNS publik ternyata tidak semudah kelihatannya: biaya operasional server yang tersebar di banyak lokasi, kebutuhan mitigasi DDoS, dan tekanan regulasi membuat banyak operator kecil menyerah.

Di sisi lain, aktor besar seperti Cloudflare dan Google tetap bertahan, dan organisasi nirlaba seperti Quad9 justru menguat. Konsolidasi ini bisa dibaca dua arah: pengguna kehilangan pilihan, tapi layanan yang tersisa cenderung lebih matang dan lebih mapan secara finansial. Dukungan lintas organisasi seperti yang dilakukan Mullvad ke Quad9 bisa jadi pola yang makin umum ke depan.

Kesimpulan

Keputusan Mullvad menutup server DoH publiknya dan mendukung Quad9 adalah contoh langka organisasi yang memilih kolaborasi di atas duplikasi. Alih-alih memelihara infrastruktur yang hanya bisa mereka jalankan sebagian, mereka mengarahkan sumber daya ke pemimpin industri yang sudah terbukti, sambil memastikan pengguna tetap punya akses ke DNS terenkripsi yang menjaga privasi.

Buat pengguna Mullvad, tindakan yang perlu diambil sederhana: kalau masih memakai konfigurasi manual, pindah ke Quad9 sebelum 2 November 2026. Buat yang lain, berita ini jadi pengingat bahwa DNS lo bukan sesuatu yang bisa dianggap remeh, dan memilih resolver yang menghormati privasi adalah keputusan yang sama pentingnya dengan memilih browser atau VPN yang tepat.

DNS Terenkripsi dan Perbedaannya dengan VPN

Salah satu kebingungan yang sering muncul adalah hubungan antara DNS terenkripsi dan VPN. Keduanya melindungi privasi, tapi di lapisan yang berbeda. VPN mengenkripsi seluruh trafik internet lo, termasuk domain yang dikunjungi, isi halaman, dan semua data yang lewat. DNS terenkripsi, di sisi lain, hanya melindungi query DNS, yaitu proses mencari tahu alamat IP dari sebuah nama domain.

Ketika lo memakai VPN, DNS terenkripsi dari layanan terpisah sebenarnya redundan, karena seluruh trafik, termasuk query DNS, sudah berada di dalam terowongan terenkripsi VPN. Inilah alasan Mullvad menyebut server DoH publiknya tidak diperlukan saat VPN aktif. Nilai DNS terenkripsi muncul justru ketika lo tidak memakai VPN: browser atau sistem operasi lo mengirim query DNS langsung ke resolver, dan tanpa enkripsi, ISP bisa melihat semua domain yang lo tuju.

Pilihan antara VPN dan DNS terenkripsi bukan salah satu atau yang lain. Banyak pengguna memakai keduanya untuk lapisan perlindungan berbeda: VPN untuk anonimitas trafik penuh, DNS terenkripsi untuk melindungi query saat tidak sedang di VPN. Yang penting dipahami adalah trade-off masing-masing, termasuk bahwa VPN memindahkan kepercayaan ke penyedia VPN, sedangkan DNS terenkripsi memindahkan kepercayaan ke resolver DNS.

Implikasi untuk Pengguna di Indonesia

Buat pengguna internet di Indonesia, isu DNS punya dimensi tersendiri. Beberapa tahun terakhir, pemerintah Indonesia gencar memblokir situs yang dianggap melanggar aturan, dan salah satu metode pemblokiran yang umum adalah di level DNS: domain tertentu diarahkan ke halaman blokir oleh ISP. DNS terenkripsi bisa menjadi salah satu cara melewati pemblokiran berbasis DNS ini, karena query-nya tidak bisa diintip atau diarahkan ulang oleh ISP di tengah jalan.

Tapi perlu dicatat: pemblokiran di Indonesia tidak hanya terjadi di level DNS. Banyak situs diblokir lewat pemblokiran IP atau pemblokiran berbasis DPI (deep packet inspection) yang lebih sulit dilewati hanya dengan mengganti DNS. Jadi, mengganti resolver DNS ke Quad9 bisa membantu untuk sebagian kasus, tapi bukan jaminan untuk semua situs yang diblokir. Konteks hukumnya juga perlu dipahami, karena melewati pemblokiran pemerintah punya konsekuensi hukum tersendiri di Indonesia.

Terlepas dari isu pemblokiran, memakai resolver DNS yang tidak menjual data tetap langkah privasi yang masuk akal. Resolver default dari ISP biasanya mencatat semua query DNS, dan data itu bisa dipakai untuk profiling pengguna atau dibagikan ke pihak ketiga. Resolver yang fokus privasi seperti Quad9, dengan kebijakan tidak menyimpan data pribadi, memberi lapisan perlindungan tambahan yang tidak tergantung pada VPN.

Cara Memverifikasi DNS Lo Aktif

Setelah mengganti pengaturan DNS, ada cara sederhana untuk memverifikasi bahwa konfigurasi lo benar-benar aktif. Salah satunya dengan mengunjungi situs seperti dnsleaktest.com atau ipleak.net yang menampilkan resolver DNS yang sedang dipakai. Kalau lo mengonfigurasi Quad9 dan situs tersebut menampilkan 9.9.9.9 atau 149.112.112.112, berarti konfigurasi lo sudah benar.

Untuk memastikan enkripsinya aktif, bukan cuma resolver-nya yang diganti, periksa pengaturan DoH atau DoT di aplikasi atau sistem operasi lo. Di Firefox, misalnya, ada pengaturan DNS over HTTPS yang menampilkan status aktif atau tidak. Di Chrome, pengaturan serupa ada di bagian keamanan. Di Windows 11 dan versi terbaru macOS, pengaturan DNS terenkripsi bisa diakses lewat pengaturan jaringan sistem.

Yang juga perlu diingat: mengganti DNS di satu perangkat tidak otomatis mengubah DNS di perangkat lain. Setiap perangkat, dan setiap browser, punya pengaturan sendiri. Kalau lo ingin seluruh perangkat di rumah memakai Quad9, cara paling efektif adalah mengonfigurasi router, sehingga semua perangkat yang terhubung ke WiFi memakai resolver yang sama tanpa perlu setting satu per satu.

💬 Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama! 💬

Komentar akan muncul setelah moderasi.