Tools Review

carrier-explode: Bongkar dan Bandingkan Pengaturan Operator iPhone, Pixel, Galaxy

carrier-explode: Bongkar dan Bandingkan Pengaturan Operator iPhone, Pixel, Galaxy

carrier-explode adalah tool sumber terbuka yang membongkar dan membandingkan pengaturan operator dari firmware iPhone, Pixel, dan Galaxy. Datanya diambil dari unduhan publik vendor, lalu disajikan lewat situs carrierexplode.com, API JSON gratis, dan dataset harian berlisensi CC0. Cakupannya spesifik: iPhone 15 ke atas dengan iOS 18 ke atas, Pixel sejak Oktober 2020, serta model Galaxy S, Z Fold, dan Z Flip versi AS yang dirilis sejak 2025. Semua berjalan di atas Cloudflare, dan proyeknya memakai lisensi MIT.

TL;DR

  • carrier-explode membongkar pengaturan operator dari firmware iPhone, Pixel, dan Galaxy.
  • Aksesnya tiga jalur: situs web, API JSON gratis di api.carrierexplode.com, dan dataset harian CC0.
  • Cakupan: iPhone 15+ (iOS 18+), Pixel sejak Oktober 2020, Galaxy AS sejak 2025.
  • Data dibaca dari unduhan publik vendor, bukan dari berkas vendor apa adanya.
  • Arsitekturnya berjalan di Cloudflare dengan Workers, R2, D1, dan queue; container hanya untuk kasus khusus.

Apa itu carrier-explode dan masalah apa yang dipecahkan?

carrier-explode adalah penampil dan pembanding pengaturan operator seluler yang ditanam di firmware ponsel. Pembuatnya mulai dari pertanyaan teknis yang cukup sempit: bagaimana iOS menangani cell broadcast untuk operator India, dan peringatan darurat apa yang mereka tambahkan. Menjawab itu berarti membongkar CommCenter dan carrier bundle secara manual, dan proses itulah yang akhirnya melahirkan tool ini.

Masalah yang dipecahkan sederhana tetapi nyata. Pengaturan seperti APN, VoLTE, Wi-Fi Calling, dan 5G tersembunyi di dalam bundel operator yang formatnya berbeda di tiap platform. Tanpa tool, membandingkan bagaimana satu operator dikonfigurasi di iPhone versus Pixel berarti menggali dua format yang sama sekali tidak mirip. carrier-explode menormalkan data itu sehingga bisa dibaca dan dibandingkan berdampingan.

Yang membedakan proyek ini dari sekadar skrip pribadi adalah bentuk publikasinya. Semua data tersedia sebagai JSON lewat API, dan seluruhnya bisa diunduh sebagai arsip harian berlisensi CC0. Lisensi itu penting karena memberi izin paling longgar untuk pemakaian ulang, termasuk untuk riset dan produk turunan.

Karena itu, carrier-explode berguna untuk dua jenis pengguna. Yang pertama adalah pengguna teknis yang ingin tahu mengapa sebuah fitur bekerja di satu ponsel tetapi tidak di ponsel lain. Yang kedua adalah pengembang dan peneliti yang butuh data pengaturan operator sebagai bahan analisis, dan tidak mau menggali bundel firmware sendiri tiap kali.

Kegunaan praktisnya sering muncul pada pertanyaan yang sulit dijawab lewat pengaturan biasa. Misalnya, mengapa VoWiFi aktif di satu operator tetapi tidak di operator lain pada perangkat yang sama, atau apa yang berubah pada rilis sistem tertentu yang membuat sebuah fitur hilang. Pertanyaan seperti itu biasanya berujung pada berkas bundel operator, dan itulah yang dinormalkan tool ini.

Data carrier-explode berasal dari mana?

Semua data dibaca dari unduhan publik milik vendor. Untuk iPhone, sumbernya adalah carrier dan country bundle dari image restore iOS, ditambah pembaruan carrier bundle yang Apple kirim lewat udara. Untuk iPad dan Apple Watch, bundle hanya diambil dari pembaruan OTA karena image restore tidak menyediakannya.

Untuk Pixel, sumbernya adalah CarrierSettings dan konfigurasi modem dari image OTA penuh milik Google, ditambah pembaruan pengaturan operator yang Google sediakan di antara rilis. Untuk Galaxy, sumbernya adalah paket operator CSC dan OMC, pengaturan IMS, serta firmware modem dari server firmware Samsung, khusus model AS yang terdaftar didukung di Google Play.

Yang diterbitkan adalah data hasil dekode, termasuk image dan audio yang tertanam di bundle Apple, tetapi bukan berkas vendor apa adanya. Pemisahan itu penting secara hukum dan teknis: proyek ini menyajikan hasil olahan, bukan mendistribusikan ulang berkas asli milik vendor.

PlatformSumber dataCakupan
iPhoneBundle dari image restore iOS dan pembaruan OTAiPhone 15+, iOS 18+ termasuk beta
PixelCarrierSettings dan konfigurasi modem dari image OTA GoogleSejak Oktober 2020
GalaxyPaket CSC dan OMC, pengaturan IMS, firmware modemModel AS sejak 2025, tiga rilis Android terakhir

Perlu dicatat bahwa cakupan hanya membatasi build baru yang dibaca. Data yang sudah terindeks tidak pernah dihapus, sehingga perbandingan antar versi tetap bisa dilakukan untuk perangkat yang lebih lama.

Fitur apa saja yang tersedia di carrier-explode?

Fitur utamanya adalah memilih kebutuhan lalu melihat operator mana yang menyediakannya. Pengguna bisa menentukan fitur seperti 5G SA, VoNR, dan Wi-Fi Calling, lalu membandingkan operator pada perangkat tertentu. Selain itu, tersedia pencarian per operator untuk melihat pengaturannya di tiap platform, termasuk APN, VoLTE, Wi-Fi Calling, dan 5G.

Ada juga fitur perbandingan versi. Pengguna bisa membandingkan dua versi pengaturan operator, atau dua operator, dan melihat apa yang berubah pada rilis sistem tertentu. Untuk keperluan teknis yang lebih dalam, API menyediakan cara menemukan pengaturan mana yang dipilih sebuah SIM berdasarkan MCC dan MNC, GID1 dan GID2, SPN, IMSI, atau ICCID.

Di sisi perangkat keras, tool ini bisa membaca konfigurasi modem dan kombinasi band dari tiap build. Semua hasil itu bisa diambil sebagai JSON dari API, atau diunduh seluruhnya sebagai arsip harian CC0. Wiki proyek menjelaskan format masing-masing bagian, sehingga pengguna yang ingin mengolah sendiri punya rujukan yang jelas.

Untuk pemakaian praktis, fitur yang paling sering berguna adalah perbandingan lintas platform. Melihat pengaturan satu operator di iPhone dan Pixel secara berdampingan memperlihatkan perbedaan yang tidak terlihat kalau tiap perangkat diperiksa sendiri. Perbandingan versi juga berguna untuk melacak kapan sebuah fitur mulai didukung atau dihentikan.

Yang perlu diingat, tool ini menampilkan data pengaturan, bukan menjamin perilaku di jaringan nyata. Operator bisa mengaktifkan atau menonaktifkan fitur dari sisi jaringan meski pengaturannya ada di perangkat. Jadi hasil dari carrier-explode sebaiknya dibaca sebagai catatan konfigurasi, bukan sebagai bukti bahwa fitur pasti berjalan. Untuk kesimpulan yang lebih kuat, bandingkan data ini dengan hasil uji langsung di jaringan yang bersangkutan.

Bagaimana arsitekturnya dan seberapa murah menjalankannya?

Seluruh sistem berjalan di atas Cloudflare. Proses ingest memakai satu workflow per build untuk mengambil dan mendekode data. Container hanya dipakai ketika Worker tidak bisa melakukan tugasnya, yaitu untuk root filesystem iOS dan partisi sistem Galaxy. Sisanya dikerjakan primitif Cloudflare biasa.

Untuk penyimpanan, R2 menyimpan setiap berkas sekali berdasarkan hash konten, bersama bentuk ternormalisasinya dan catatan tiap build. Indeksnya dibangun lewat queue: setiap catatan baru melewati consumer yang menurunkan operator, lini masa, dan status fitur ke dalam basis data D1. Situs dan API membaca D1 dan R2, dengan jawaban yang di-cache di edge dan di-purge saat indeks berubah.

Pemisahan antara penyimpanan dan indeks ini bukan detail kecil. Dengan menyimpan setiap berkas sekali berdasarkan hash konten, sistem menghindari duplikasi berkas yang identik antar build. Sementara indeks terpisah memungkinkan pencarian cepat tanpa harus membaca berkas mentah tiap kali ada permintaan. Dua lapisan itu bekerja bersama tanpa saling membebani.

Pembuatnya menyebut sistem ini sangat murah dijalankan karena container hanya menyala saat ada build baru, sementara sisanya hanya Workers, R2, dan D1. Pola ini sejalan dengan prinsip edge-offloading: beban stateless ditempatkan di primitif serverless, sementara sumber daya terbatas hanya dipakai untuk hal yang benar-benar butuh lingkungan penuh.

Ada alasan mengapa pola ini menarik untuk proyek data kecil. Pekerjaan yang berat hanya terjadi saat ada build baru, yaitu ketika berkas firmware perlu diunduh dan didekode. Setelah itu, seluruh permintaan pengguna dilayani dari indeks yang sudah jadi dan cache di edge. Dengan memisahkan jalur ingest yang jarang dan berat dari jalur penyajian yang sering dan ringan, biayanya bisa ditekan tanpa mengorbankan kecepatan akses.

Untuk pengguna yang ingin mengolah data sendiri, lisensi CC0 pada dataset harian menghapus hampir semua hambatan hukum. Data itu bisa dipakai untuk riset, dimasukkan ke tool internal, atau dijadikan bahan produk turunan tanpa perlu meminta izin tambahan. Yang perlu diperhatikan hanya atribusi jika memang diinginkan, dan dokumentasi wiki yang menjelaskan arti tiap kolom sebelum data diolah lebih jauh.

Repositorinya sendiri adalah workspace pnpm yang memisahkan aplikasi situs dan aplikasi API. Situs dibangun dengan SvelteKit sebagai Worker, sementara API berdiri sebagai Worker terpisah. Struktur itu membuat kedua bagian bisa dikembangkan dan dideploy sendiri, meski berbagi data yang sama.

Apa keterbatasan carrier-explode yang perlu diketahui?

Keterbatasan pertama adalah cakupan perangkat. Tool ini hanya membaca iPhone 15 ke atas, Pixel sejak Oktober 2020, dan model Galaxy AS tertentu. Perangkat di luar cakupan itu tidak muncul, meski secara teknis mungkin bisa didukung di masa depan. Cakupan hanya membatasi build baru, bukan menghapus data lama.

Keterbatasan kedua adalah sifat datanya. Yang ditampilkan adalah pengaturan yang tertanam di firmware, bukan perilaku jaringan sesungguhnya. Operator bisa mengubah perilaku dari sisi jaringan tanpa mengubah pengaturan di perangkat, sehingga kesimpulan dari data ini perlu ditemani pengujian nyata kalau tujuannya menilai kualitas layanan.

FAQ

Apakah carrier-explode gratis dipakai?

Ya. Situs, API JSON, dan dataset hariannya tersedia gratis. Dataset dirilis dengan lisensi CC0, dan kode proyeknya memakai lisensi MIT, sehingga pemakaian ulang diizinkan secara luas.

Perangkat apa saja yang didukung?

iPhone 15 ke atas dengan iOS 18 ke atas termasuk beta, Pixel sejak Oktober 2020, serta model Galaxy S, Z Fold, dan Z Flip versi AS yang dirilis sejak 2025 pada tiga rilis Android terakhir.

Apakah datanya bisa diambil lewat API?

Bisa. API JSON gratis tersedia di api.carrierexplode.com. Lewat API, pengguna bahkan bisa mencari pengaturan yang dipilih sebuah SIM berdasarkan MCC dan MNC, GID1 dan GID2, SPN, IMSI, atau ICCID.

Apakah tool ini menerbitkan berkas milik vendor?

Tidak. Yang diterbitkan adalah data hasil dekode, termasuk image dan audio yang tertanam di bundle Apple, tetapi bukan berkas vendor apa adanya. Semua sumbernya berasal dari unduhan publik resmi vendor.

Sumber tulisan ini adalah situs carrier-explode, repositori carrier-explode di GitHub, dokumentasi API di api.carrierexplode.com, serta rujukan platform Apple Developer dan Google Developers.

💬 Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama! 💬

Komentar akan muncul setelah moderasi.